Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama - Kementerian Keuangan
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Mulyadi adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama di Kementerian Keuangan. Tercatat 3 laporan LHKPN dari tahun 2024 hingga 2025. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 563 jt, naik 3% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 563 jt
Laporan 2025
Hutang
Rp 0
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 563 jt
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
3
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
3
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
3 tahun memiliki nilai
Kendaraan
3 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
3 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
3 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
3 tahun memiliki nilai
Hutang
Tidak ada nilai tercatat
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2024
Prabowo
Total
Rp 572,4 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2024
Jokowi periode 2
Total
Rp 547,8 jt
Perubahan
Turun Rp 24,7 jt
Skor
0
2025
terbaruPrabowo
Total
Rp 563 jt
Perubahan
Naik Rp 15,3 jt
Skor
0
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
1 item
1.
Tanah Seluas 704 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri
Rp 375 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Seluas 704 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri | Rp 375 jt |
Kendaraan
2 item
1.
Mobil, Toyota Avanza Tahun 2016, Hasil Sendiri
Rp 95 jt
2.
Motor, Honda Beat Tahun 2016, Hasil Sendiri
Rp 5,9 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Mobil, Toyota Avanza Tahun 2016, Hasil Sendiri | Rp 95 jt |
| Motor, Honda Beat Tahun 2016, Hasil Sendiri | Rp 5,9 jt |
Harta bergerak lain
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 46,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 46,5 jt |
Kas & setara kas
5 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 19,6 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 11,5 jt
3.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 635.310
4.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 379.625
5.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 225.500
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 19,6 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 11,5 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 635.310 |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 379.625 |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 225.500 |
Harta lainnya
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 8,3 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 8,3 jt |
Mulyadi
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Mulyadi
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Mulyadi
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Mulyadi Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2025 | Prabowo | Kementerian Keuangan | Rp 563 jt | done |
| Mulyadi Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Jokowi periode 2 | Kementerian Keuangan | Rp 547,8 jt | done |
| Mulyadi Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Prabowo | Kementerian Keuangan | Rp 572,4 jt | done |