Ketua - Badan Pengawas Pemilihan Umum
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Rahmat Bagja adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Ketua di Badan Pengawas Pemilihan Umum. Tercatat 6 laporan LHKPN dari tahun 2019 hingga 2025. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 6,6 M, naik 44% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 6,6 M
Laporan 2025
Hutang
Rp 1,9 M
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 6,6 M
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
6
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
6
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
6 tahun memiliki nilai
Kendaraan
6 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
6 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
6 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
6 tahun memiliki nilai
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Aset baru teridentifikasi minimal Rp 1 M pada 2023.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2019
Jokowi periode 2
Total
Rp 1,3 M
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2020
Jokowi periode 2
Total
Rp 1,9 M
Perubahan
Naik Rp 669,3 jt
Skor
22
2021
Jokowi periode 2
Total
Rp 1,9 M
Perubahan
Turun Rp 80,5 jt
Skor
0
2022
Jokowi periode 2
Total
Rp 2,5 M
Perubahan
Naik Rp 610 jt
Skor
40
2023
Jokowi periode 2
Total
Rp 4,6 M
Perubahan
Naik Rp 2,1 M
Skor
52
2025
terbaruPrabowo
Total
Rp 6,6 M
Perubahan
Naik Rp 2 M
Skor
52
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
6 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 230 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri
Rp 2,2 M
2.
Tanah Dan Bangunan Seluas 133 M2/80 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri
Rp 2,1 M
3.
Tanah Dan Bangunan Seluas 72 M2/73 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang , Hasil Sendiri
Rp 800 jt
4.
Tanah Dan Bangunan Seluas 70 M2/30 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri
Rp 400 jt
5.
Tanah Dan Bangunan Seluas 74 M2/22 M2 Di Kab / Kota Tangerang, Hasil Sendiri
Rp 350 jt
6.
Tanah Dan Bangunan Seluas 72 M2/22 M2 Di Kab / Kota Tangerang, Hasil Sendiri
Rp 325 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 230 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri | Rp 2,2 M |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 133 M2/80 M2 Di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri | Rp 2,1 M |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 72 M2/73 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang , Hasil Sendiri | Rp 800 jt |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 70 M2/30 M2 Di Kab / Kota Kota Tangerang Selatan, Hasil Sendiri | Rp 400 jt |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 74 M2/22 M2 Di Kab / Kota Tangerang, Hasil Sendiri | Rp 350 jt |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 72 M2/22 M2 Di Kab / Kota Tangerang, Hasil Sendiri | Rp 325 jt |
Hutang
5 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 800 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 500 jt
3.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 325 jt
4.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 200 jt
5.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 75 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 800 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 500 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 325 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 200 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 75 jt |
Kas & setara kas
8 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 300 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 270 jt
3.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 200 jt
4.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 150 jt
5.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 150 jt
6.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 40 jt
7.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 10 jt
8.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 2,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 300 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 270 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 200 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 150 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 150 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 40 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 10 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 2,5 jt |
Kendaraan
2 item
1.
Mobil, Toyota Innova Zenyx Tahun 2024, Hasil Sendiri
Rp 633 jt
2.
Motor, Honda Beat Tahun 2020, Hasil Sendiri
Rp 11,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Mobil, Toyota Innova Zenyx Tahun 2024, Hasil Sendiri | Rp 633 jt |
| Motor, Honda Beat Tahun 2020, Hasil Sendiri | Rp 11,5 jt |
Harta bergerak lain
2 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 450 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 145 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 450 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 145 jt |
Rahmat Bagja
Ketua
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Rahmat Bagja
Ketua
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Rahmat Bagja
Ketua
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Rahmat Bagja
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Rahmat Bagja
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Rahmat Bagja
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Rahmat Bagja Ketua | 2025 | Prabowo | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 6,6 M | done |
| Rahmat Bagja Ketua | 2023 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 4,6 M | done |
| Rahmat Bagja Ketua | 2022 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 2,5 M | done |
| Rahmat Bagja Anggota | 2021 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 1,9 M | done |
| Rahmat Bagja Anggota | 2020 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 1,9 M | done |
| Rahmat Bagja Anggota | 2019 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 1,3 M | done |