Bendahara Pengeluaran - Badan Karantina Indonesia
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Musliadi adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran di Badan Karantina Indonesia. Tercatat 5 laporan LHKPN dari tahun 2019 hingga 2025. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 299,9 M, tidak berubah dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 299,9 M
Laporan 2025
Hutang
Rp 400 jt
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 299,9 M
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
5
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
5
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
5 tahun memiliki nilai
Kendaraan
4 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
5 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
4 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
4 tahun memiliki nilai
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Aset baru teridentifikasi di atas Rp 250 jt pada 2023. ยท Ada kenaikan nilai aset lama yang diperlakukan sebagai revaluasi, bukan aset baru.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2019
Jokowi periode 2
Total
Rp 204,5 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2021
Jokowi periode 2
Total
Rp 274,3 jt
Perubahan
Naik Rp 69,8 jt
Skor
0
2022
Jokowi periode 2
Total
Rp 363,5 jt
Perubahan
Naik Rp 89,2 jt
Skor
0
2023
Jokowi periode 2
Total
Rp 300,3 M
Perubahan
Naik Rp 299,9 M
Skor
42
2025
terbaruPrabowo
Total
Rp 299,9 M
Perubahan
Turun Rp 402,1 jt
Skor
8
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
2 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 252 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Kotamobagu, Warisan
Rp 300 M
2.
Tanah Dan Bangunan Seluas 252 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Kotamobagu, Warisan
Rp 300 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 252 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Kotamobagu, Warisan | Rp 300 M |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 252 M2/180 M2 Di Kab / Kota Kota Kotamobagu, Warisan | Rp 300 jt |
Hutang
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 400 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 400 jt |
Kendaraan
1 item
1.
Motor, Honda Matic Tahun 2018, Hasil Sendiri
Rp 7 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Motor, Honda Matic Tahun 2018, Hasil Sendiri | Rp 7 jt |
Kas & setara kas
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 2,9 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 2,9 jt |
Harta bergerak lain
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 500.000
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 500.000 |
Musliadi
Bendahara Pengeluaran
Badan Karantina Indonesia
Musliadi
Bendahara Pengeluaran
Kementerian Kelautan Dan Perikanan
Musliadi
Bendahara Pengeluaran
Kementerian Kelautan Dan Perikanan
Musliadi
Bendahara Pengeluaran
Kementerian Kelautan Dan Perikanan
Musliadi
Bendahara Pengeluaran
Kementerian Kelautan Dan Perikanan
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Musliadi Bendahara Pengeluaran | 2025 | Prabowo | Badan Karantina Indonesia | Rp 299,9 M | done |
| Musliadi Bendahara Pengeluaran | 2023 | Jokowi periode 2 | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 300,3 M | done |
| Musliadi Bendahara Pengeluaran | 2022 | Jokowi periode 2 | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 363,5 jt | done |
| Musliadi Bendahara Pengeluaran | 2021 | Jokowi periode 2 | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 274,3 jt | done |
| Musliadi Bendahara Pengeluaran | 2019 | Jokowi periode 2 | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 204,5 jt | done |