Bendahara - Badan Pengawas Pemilihan Umum
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Junaidi adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Bendahara di Badan Pengawas Pemilihan Umum. Tercatat 4 laporan LHKPN dari tahun 2021 hingga 2024. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp -99,5 jt, tidak berubah dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp -99,5 jt
Laporan 2024
Hutang
Rp 300 jt
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp -99,5 jt
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
4
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
4
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
4 tahun memiliki nilai
Kendaraan
4 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
Tidak ada nilai tercatat
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
4 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
4 tahun memiliki nilai
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Ada perubahan aset yang perlu dilihat, tetapi sinyalnya masih rendah.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2021
Jokowi periode 2
Total
Rp 48 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2022
Jokowi periode 2
Total
Rp 109,1 jt
Perubahan
Naik Rp 61,1 jt
Skor
0
2023
Jokowi periode 2
Total
Rp -86 jt
Perubahan
Turun Rp 195,1 jt
Skor
0
2024
terbaruPrabowo
Total
Rp -99,5 jt
Perubahan
Turun Rp 13,5 jt
Skor
8
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Hutang
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 300 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 300 jt |
Tanah & bangunan
3 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 2000 M2/84 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hibah Tanpa Akta
Rp 150 jt
2.
Tanah Seluas 4800 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hasil Sendiri
Rp 35 jt
3.
Tanah Dan Bangunan Seluas 200 M2/200 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hasil Sendiri
Rp 7 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 2000 M2/84 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hibah Tanpa Akta | Rp 150 jt |
| Tanah Seluas 4800 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hasil Sendiri | Rp 35 jt |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 200 M2/200 M2 Di Kab / Kota Aceh Timur, Hasil Sendiri | Rp 7 jt |
Kendaraan
1 item
1.
Motor, Honda Beat Tahun 2014, Hasil Sendiri
Rp 8 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Motor, Honda Beat Tahun 2014, Hasil Sendiri | Rp 8 jt |
Kas & setara kas
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 500.000
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 500.000 |
Junaidi
Bendahara
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Junaidi
Bendahara
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Junaidi
Bendahara
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Junaidi
Bendahara
Badan Pengawas Pemilihan Umum
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Junaidi Bendahara | 2024 | Prabowo | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp -99,5 jt | done |
| Junaidi Bendahara | 2023 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp -86 jt | done |
| Junaidi Bendahara | 2022 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 109,1 jt | done |
| Junaidi Bendahara | 2021 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 48 jt | done |