Anggota - Badan Pengawas Pemilihan Umum
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Iskandar adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Anggota di Badan Pengawas Pemilihan Umum. Tercatat 5 laporan LHKPN dari tahun 2018 hingga 2022. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 543,5 jt, turun 1% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 543,5 jt
Laporan 2022
Hutang
Rp 0
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 543,5 jt
Total LHKPN
Era
Jokowi periode 2
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
5
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
5
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
5 tahun memiliki nilai
Kendaraan
5 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
Tidak ada nilai tercatat
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
5 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
Tidak ada nilai tercatat
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Ada perubahan aset yang perlu dilihat, tetapi sinyalnya masih rendah.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2018
Jokowi periode 1
Total
Rp 374,5 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2019
Jokowi periode 2
Total
Rp 370,5 jt
Perubahan
Turun Rp 4 jt
Skor
0
2020
Jokowi periode 2
Total
Rp 399,5 jt
Perubahan
Naik Rp 29 jt
Skor
0
2021
Jokowi periode 2
Total
Rp 550,5 jt
Perubahan
Naik Rp 151 jt
Skor
8
2022
terbaruJokowi periode 2
Total
Rp 543,5 jt
Perubahan
Turun Rp 7 jt
Skor
0
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
2 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 150 M2/120 M2 Di Kab / Kota Batang Hari, Hasil Sendiri
Rp 415 jt
2.
Tanah Seluas 400 M2 Di Kab / Kota Muaro Jambi, Hasil Sendiri
Rp 110 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 150 M2/120 M2 Di Kab / Kota Batang Hari, Hasil Sendiri | Rp 415 jt |
| Tanah Seluas 400 M2 Di Kab / Kota Muaro Jambi, Hasil Sendiri | Rp 110 jt |
Kas & setara kas
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 10 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 10 jt |
Kendaraan
1 item
1.
Motor, Honda Afp12w21008 M/T Tahun 2015, Hasil Sendiri
Rp 8,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Motor, Honda Afp12w21008 M/T Tahun 2015, Hasil Sendiri | Rp 8,5 jt |
Iskandar
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Iskandar
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Iskandar
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Iskandar
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
Iskandar
Anggota
Badan Pengawas Pemilihan Umum
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Iskandar Anggota | 2022 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 543,5 jt | done |
| Iskandar Anggota | 2021 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 550,5 jt | done |
| Iskandar Anggota | 2020 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 399,5 jt | done |
| Iskandar Anggota | 2019 | Jokowi periode 2 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 370,5 jt | done |
| Iskandar Anggota | 2018 | Jokowi periode 1 | Badan Pengawas Pemilihan Umum | Rp 374,5 jt | done |