Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama - Kementerian Keuangan
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Ismail adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama di Kementerian Keuangan. Tercatat 3 laporan LHKPN dari tahun 2024 hingga 2025. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 1,5 M, naik 12% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 1,5 M
Laporan 2025
Hutang
Rp 1,1 M
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 1,5 M
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
3
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
3
Selisih terbesar
Rp 0
Tidak ada selisih pada laporan yang dicek.
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
3 tahun memiliki nilai
Kendaraan
3 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
3 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
3 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
3 tahun memiliki nilai
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Ada perubahan aset yang perlu dilihat, tetapi sinyalnya masih rendah.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2024
Prabowo
Total
Rp 1,4 M
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2024
Jokowi periode 2
Total
Rp 1,4 M
Perubahan
Turun Rp 1,5 jt
Skor
8
2025
terbaruPrabowo
Total
Rp 1,5 M
Perubahan
Naik Rp 172,1 jt
Skor
8
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
2 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 106 M2/180 M2 Di Negara [Unknown], Hasil Sendiri
Rp 1,7 M
2.
Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Tasikmalaya , Hasil Sendiri
Rp 650 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 106 M2/180 M2 Di Negara [Unknown], Hasil Sendiri | Rp 1,7 M |
| Tanah Dan Bangunan Seluas 108 M2/80 M2 Di Kab / Kota Kota Tasikmalaya , Hasil Sendiri | Rp 650 jt |
Hutang
2 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 629,9 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 476,4 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 629,9 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 476,4 jt |
Kendaraan
3 item
1.
Mobil, Honda Brv Tahun 2017, Hasil Sendiri
Rp 145 jt
2.
Motor, Honda Adv 160 Abs Tahun 2024, Hasil Sendiri
Rp 35 jt
3.
Motor, Honda Pcx 160 Tahun 2021, Hasil Sendiri
Rp 20 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Mobil, Honda Brv Tahun 2017, Hasil Sendiri | Rp 145 jt |
| Motor, Honda Adv 160 Abs Tahun 2024, Hasil Sendiri | Rp 35 jt |
| Motor, Honda Pcx 160 Tahun 2021, Hasil Sendiri | Rp 20 jt |
Harta bergerak lain
3 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 74 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 18 jt
3.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 10 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 74 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 18 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 10 jt |
Kas & setara kas
2 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 41,3 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 369.490
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 41,3 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 369.490 |
Ismail
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Ismail
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Ismail
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Ismail Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2025 | Prabowo | Kementerian Keuangan | Rp 1,5 M | done |
| Ismail Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Prabowo | Kementerian Keuangan | Rp 1,4 M | done |
| Ismail Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Jokowi periode 2 | Kementerian Keuangan | Rp 1,4 M | done |