Pemeriksa Ahli Pertama/ Pertama - Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri)
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Arief Hadiwibawa adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Pemeriksa Ahli Pertama/ Pertama di Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri). Tercatat 4 laporan LHKPN dari tahun 2016 hingga 2026. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 541,7 jt, naik 13% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 541,7 jt
Laporan 2026
Hutang
Rp 52,5 jt
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 541,7 jt
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
4
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
4
Selisih terbesar
Rp 175,6 jt
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
2 tahun memiliki nilai
Kendaraan
2 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
1 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
2 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
2 tahun memiliki nilai
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Aset baru teridentifikasi di atas Rp 250 jt pada 2019.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2016
Jokowi periode 1
Total
Rp 87 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2017
Jokowi periode 1
Total
Rp 175,6 jt
Perubahan
Naik Rp 88,6 jt
Skor
0
2019
Jokowi periode 2
Total
Rp 478,1 jt
Perubahan
Naik Rp 302,5 jt
Skor
22
2026
terbaruPrabowo
Total
Rp 541,7 jt
Perubahan
Naik Rp 63,7 jt
Skor
8
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Tanah & bangunan
1 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 82 M2/45 M2 Di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri
Rp 400 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 82 M2/45 M2 Di Kab / Kota Bandung, Hasil Sendiri | Rp 400 jt |
Kendaraan
2 item
1.
Mobil, Toyota Yaris Tahun 2006, Hasil Sendiri
Rp 85 jt
2.
Motor, Honda Beat Tahun 2015, Hasil Sendiri
Rp 7 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Mobil, Toyota Yaris Tahun 2006, Hasil Sendiri | Rp 85 jt |
| Motor, Honda Beat Tahun 2015, Hasil Sendiri | Rp 7 jt |
Kas & setara kas
5 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 45 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 20,6 jt
3.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 20 jt
4.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 3,2 jt
5.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 500.000
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 45 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 20,6 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 20 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 3,2 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 500.000 |
Hutang
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 52,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 52,5 jt |
Harta bergerak lain
2 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 8 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 8 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 5 jt |
Arief Hadiwibawa
Pemeriksa Ahli Pertama/ Pertama
Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri)
Arief Hadiwibawa
Pemeriksa Pertama
Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri)
Arief Hadiwibawa
Bendahara Pengeluaran
Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri)
Arief Hadiwibawa
Pemeriksa Muda - Bpk Ri Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat
Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri)
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Arief Hadiwibawa Pemeriksa Ahli Pertama/ Pertama | 2026 | Prabowo | Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri) | Rp 541,7 jt | done |
| Arief Hadiwibawa Pemeriksa Pertama | 2019 | Jokowi periode 2 | Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri) | Rp 478,1 jt | done |
| Arief Hadiwibawa Bendahara Pengeluaran | 2017 | Jokowi periode 1 | Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri) | Rp 175,6 jt | done |
| Arief Hadiwibawa Pemeriksa Muda - Bpk Ri Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat | 2016 | Jokowi periode 1 | Badan Pemeriksa Keuangan (Bpk-Ri) | Rp 87 jt | done |