Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama - Kementerian Keuangan
Wilayah hasil mapping
Identifikasi mengikuti person_id dari sumber data. Nama yang sama dapat merujuk orang berbeda.
Mulyadi adalah pejabat yang tercatat menjabat sebagai Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama di Kementerian Keuangan. Tercatat 3 laporan LHKPN dari tahun 2015 hingga 2024. Harta terakhir yang dilaporkan sebesar Rp 745,4 jt, naik 2% dari tahun sebelumnya.
Total terbaru
Rp 745,4 jt
Laporan 2024
Hutang
Rp 0
Dilaporkan
Nilai bersih
Rp 745,4 jt
Total LHKPN
Era
Prabowo
berdasarkan tanggal laporan
Laporan
3
Raw DB
Panel ini membandingkan angka sumber dengan rumus baca umum: total harta bersih = subtotal aset - hutang. Angka sumber tidak dikoreksi otomatis.
Dicek
3
Selisih terbesar
Rp 252,7 jt
Tahun
2015Total sumber
Rp 252,7 jt
Subtotal - hutang
Rp 0
Selisih
+Rp 252,7 jt
Istilah ringkas yang dipakai di halaman detail dan anomali.
Sumbu nilai memakai rentang min-max laporan orang ini agar perubahan antar tahun terlihat.
Perbandingan nilai laporan dengan tahun sebelumnya, termasuk perubahan tiap kategori aset.
Buka kategori untuk membaca item aset. Semua tahun tetap ditampilkan dalam satu baris ledger.
Tanah & bangunan
2 tahun memiliki nilai
Kendaraan
2 tahun memiliki nilai
Harta bergerak lain
2 tahun memiliki nilai
Surat berharga
Tidak ada nilai tercatat
Kas & setara kas
2 tahun memiliki nilai
Harta lainnya
Tidak ada nilai tercatat
Hutang
Tidak ada nilai tercatat
Sinyal awal dari aset baru, kas/surat berharga, revaluasi aset, dan hutang. Bukan tuduhan.
Aset baru teridentifikasi di atas Rp 250 jt pada 2024.
Timeline ini menggabungkan perubahan total, skor audit, dan sinyal aset per tahun.
2015
Jokowi periode 1
Total
Rp 252,7 jt
Perubahan
Tahun awal
Skor
0
2024
Jokowi periode 2
Total
Rp 731,1 jt
Perubahan
Naik Rp 478,4 jt
Skor
22
2024
terbaruPrabowo
Total
Rp 745,4 jt
Perubahan
Naik Rp 14,2 jt
Skor
0
Klik kategori untuk melihat item seperti tanah, bangunan, kendaraan, kas, dan aset lain pada laporan terbaru.
Kendaraan
1 item
1.
Mobil, Honda Hr-V 1,5 L Cvt Tahun 2022, Hasil Sendiri
Rp 370 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Mobil, Honda Hr-V 1,5 L Cvt Tahun 2022, Hasil Sendiri | Rp 370 jt |
Tanah & bangunan
1 item
1.
Tanah Dan Bangunan Seluas 112 M2/79 M2 Di Kab / Kota Bekasi , Hasil Sendiri
Rp 260 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tanah Dan Bangunan Seluas 112 M2/79 M2 Di Kab / Kota Bekasi , Hasil Sendiri | Rp 260 jt |
Kas & setara kas
2 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 72,9 jt
2.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 7,5 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 72,9 jt |
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 7,5 jt |
Harta bergerak lain
1 item
1.
Tidak Ada Deskripsi
Rp 35 jt
| Deskripsi | Nilai |
|---|---|
| Tidak Ada Deskripsi | Rp 35 jt |
Mulyadi
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Mulyadi
Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama
Kementerian Keuangan
Mulyadi
Pelaksana Pemeriksa - Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean A Marunda
Kementerian Keuangan
| Pejabat | Tahun | Era | Instansi | Total harta | Status |
|---|---|---|---|---|---|
| Mulyadi Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Prabowo | Kementerian Keuangan | Rp 745,4 jt | done |
| Mulyadi Pemeriksa Bea Dan Cukai Pertama/Ahli Pertama | 2024 | Jokowi periode 2 | Kementerian Keuangan | Rp 731,1 jt | done |
| Mulyadi Pelaksana Pemeriksa - Kantor Pengawasan Dan Pelayanan Bea Dan Cukai Tipe Madya Pabean A Marunda | 2015 | Jokowi periode 1 | Kementerian Keuangan | Rp 252,7 jt | done |